Pages

Jumat, 07 Januari 2011


Kupandang jendela kamar yang sedari tadi subuh kubuka, kurasakan hembusan anginnya yang sudah lama rindu kuhirup,
Aroma tanah basah, dibasahi embun pagi..
Bias matahari pagi mulai memancarkan sinarnya..
‘CERAH’  Tapi tidak hatiku…

Dalam lamunanku, kuingat pada sosok bayangan seseorang, tapi samar, karena sudah sekian tahun sosok itu tak pernah kutemui..
Aku lupa wajahmu,, lupa gengamanmu,, lupa cara kau menyentuhku..
Tapi aku tak pernah lupa, kasih sayangmu, bahkan cintamu padaku. 

Ketika ku inggat dulu waktu aku beranjak pergi dari ruang kamar kostmu. Aku tau kau meneteskan air mata untukku. Kenapa aku terlalu tak memperdulikanmu,sampai terseok jalanku karena tarikan tanganmu di kakiku pun aku tak perduli.
‘  *******-**** -********!!  ’  teriakku. (maaf hanya aku & dia yang tau apa yang kukatakan terakhir kali padanya, itupun jika dia ingat.. )
Dan aku meninggalkanmu begitu saja dengan perih sakit hatimu. aku tau itu, tapi aku tak peduli.

Sekarang,,  
Setelah sekian tahun berlalu,
kenapa aku mengenang sosokmu?.. begitu dosakah aku?.. hingga beberapa hari ini aku seperti terhipnotis akan kesalahan masa laluku. 
Perasaan ini berkecamuk di hatiku, semenjak beberapa hari yang lalu kau menanyakan kabarku..
owhh,, Tuhan.. 
kenapa dia menghubungiku di saat yang tak tepat, disaat aku dihimpit oleh cobaan-cobaan yang menghampiriku tak berhujung.. 
Di saat ini, saat aku butuh seseorang untuk berbagi dan berlindung.. 
ah,. untuk apa ku berlari padamu.. kau bukanlah milikku lagi..
maafkan aku, 
kau bukanlah lagi untukku, karena ku tak ingin menyakiti seseorang yang telah memilikimu di sana..
Aku harap,, kita bahagia dijalan kita masing-masing. . karena...
‘Kau adalah bagian dari masa laluku’.

Semalam aku berdoa untukmu :
 'Tuhan,, semoga dia selalu setia dengan pasangan hidupnya, begitu juga denganku bila aku menemukan pasangan hidupku kelak'..

Pagi ini teleponku berdering lagi..
Maafkan aku,, sekali lagi maafkan aku..
hari ini teleponmu tak kuangkat..

Add caption

                                                           ‘Sebuah cerita dari sahabat

2 komentar:

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

aduh mbak...telpnya di angkat donk...!!!

saya mau pesan kebutuhan sembako nih...^_^

* nice note mbak...ayo trs berkarya...

Senandung Aksara Hati mengatakan...

hahahaha,, memang ak tengkulak??...
thank ndrie,, semoga lebih apik & tertata ??? suatu saat nanti ???.. hahaha..
terus berkarya,, lanjutkan jelesveva jaya mahe..(loh,, kagak nyambung.. :p)

Posting Komentar

best blogger tipsSnow Fall Blog Gadget