Pages

Minggu, 20 Februari 2011

secangkir kopi..


 

4.30  pm
Sore itu..
Kau hanya pulang sebentar melempar kemejamu ke atas tempat tidur. memasuki kamar mandi, menyisir rambutmu di depan cermin. Keluar kamar masuk ke dapur, menilik di belakang rumah. entah apa yang kau cari..
ku duduk di sofa hanya melirik dengan ujung mataku, menilik setiap gerak gerikmu yang hanya berani memandangi punggungmu..
kau masuk ke kamar lagi membawa tas kecil melewati ku, tanpa kau perduli mahkluk sebesar aku duduk di sofa ruang tengah. kau tetap sibuk mengemasi barang-barang keperluanmu, aku tau kau akan pergi lagi, aku sudah hapal itu. Setiap kau marah padaku, kau akan diam membisu, tanpa peduli siapapun yang ada di dalam rumah ini, termasuk anakmu.
Kubuatkan secangkir kopi panas untukmu, walaupun aku tau tak akan kau sentuh..
Kutaruh di atas meja dengan sedikit sisa kesabaranku.. aku duduk di sofa sambil menunggu kau mau melirik secangkir kopi itu..
ramalanku ternyata benar, kau pergi begitu saja tanpa memandang sedikitpun kopi itu, apalagi diriku..

#
4.30 pm
Sore lagi, tak terhitung hari..
Sore ini kubuat lagi secangkir kopi untukmu. Masih panas, uapnya pun masih membayang di udara. Ku berharap hari ini kau akan pulang ke rumah , merindukan anakmu yang selalu menanyakanmu ‘kapan ayah pulang’.
yang sudah tak terhitung hari kau tinggalkan..

5.30 pm
Aku duduk di sofa sambil memandangi kopi yang kini telah hangat di meja ruang tengah. Aku mengenang, di situlah kita selalu berkumpul bersama. Bercanda, tertawa mendengar celoteh anak kita..

10.30 pm
Sambil terkantuk kupandang jam dinding berwarna abu-abu tua di ruang tengah. 
hampir tengah malam, kopimu telah dingin..
Kuberanjak ke dapur mengangkat gelas kopi yang telah dingin..
Mataku nanar memerah berkaca-kaca, menumpuk menggenang di korneaku hingga menetes. Bergulir jatuh tepat di atas cangkir kopi yang ku genggam..
Berhimpit pikiran di otakku, apa lagi sebuah jawaban untuk anakku esok, bila dia menanyakan dirimu..


Jumat, 18 Februari 2011

‘MALIKA’


Terisak kau di pelukku..
Maafkan aku sahabat, aku hanya mampu memberikan bahuku untukmu, menangislah yang kencang, biar ringan beban yang ada di hatimu..
beberapa hari ini kau hanya menelponku sambil menangis terisak, hari ini kusempatkan menjengukmu.
Setelah kau lelah terisak dengan airmatamu, kubiarkan kau terlelap diatas tempat tidurmu,. Saat akan kuberanjak dari  kamarmu, mataku melirik sebuah cermin rias besar, pastinya hati perempuan tak pernah melewatkan sebuah cermin rias besar..  
Ketika aku bercermin, kutemukan secarik kertas di atas meja riasmu.
Maaf, aku lancang. Mataku meraba setiap tulisan tanganmu itu..

MALIKA itu namamu,,
Tertulis segurat nama diatas kertas & pena kerja suamiku..
Hanya seribu pertanyaan yang menumpuk dalam benakku.. kenapa kau setega itu?..
Merebut kasih sayang dan belaian seorang ayah untuk anakku?
MALIKA nama yang lembut,
tapi mungkin tak selembut hatimu..
Karena kau mampu meporak poranda kan biduk kecil rumah tanggaku..
Di mana hati nuranimu?..
MALIKA apakah kau sesosok perempuan impian?..
Yang bisa memberikan keajaiban untuk suamiku?.. sehingga tertunduk dan tahkluk dia padamu?..
MALIKA…
Seandainya kau menjadi diriku,, apakah mampu kau jalani kehidupan ini,..
Apakah mampu kau tegar tersenyum padahal sakit ini begitu mendalam..
Kuatkah kakimu menapak dibumi, dengan kenyataan hidup pahit sepertiku..
MALIKA..
Aku tak kan menyumpah serapahmu..
Tak kan memaki dan menempelengmu di hadapan teman sekerjamu..
Bukan aku tak mampu,, tangan dan mulutku tak ingin kotor olehmu..'

Aku melangkah keluar kamarmu dengan gemetar selepas membacanya,
dengan suara berbisik aku berujar "Andai kau tau.. ‘MALIKA’ adalah.."
tercekat kerongkonganku, aku tak sanggup menerusakan..


NB : Cerita ngarang dari ibu-ibu pelahap sinetron..xixixixi.. (50% real HITAM PUTIH)

Kamis, 17 Februari 2011

jangan percaya mulutku,
aku pembohong..
jangan setia padaku,
aku pengkhianat..
jangan pegang kata-kataku,
aku munafik..
tidak lelah kah kau kusakiti?
menunggu aku di setiap detik harapmu?..









surat elektronik pendek darimu,..


Ya, kau lah 'RAJA' dari semua itu..
best blogger tipsSnow Fall Blog Gadget